Sarjana Kerjanya Kok Ngurus Anak? Lulusan SD Juga Bisa!

Kamis, Oktober 5th 2017. | Hiburan

Sekolah tinggi-tinggi sampe S1 malah ngurus anak, buang-buang uang aja. Mau ngurus anak mah lulusan SD juga bisa!

Tombol sensitif Saya ditekan. Pagi ini Saya dapat nyinyiran begitu dari tetangga sebelah. Akhirnya kebagian juga dapat omongan begitu.

Reaksi Saya digituin?

Pertama Saya tersenyum, lalu ambil skripsi Saya yang tebalnya 600 halaman itu, ambil cabe, terus mulutnya Saya kasih cabe, setelah kepedesan Saya pukul dengan skripsi Saya. Becanda, hehehe…
Sarjana Kerjanya Kok Ngurus Anak Lulusan SD Juga Bisa
Images via kompasiana.com

Saya hanya senyum sambil mengatakan, “Kita lihat nanti didikan anak yang diasuh lulusan SD, dengan didikan yang diasuh oleh lulusan sarjana. Seluruh ilmuku semuanya untuk anakku.

Tahu istri dari mantan BJ Habibie, Ibu Hasri Ainun Habibie? Beliau seorang dokter di Jerman, dan berhenti menjadi dokter.

“Mengapa saya tidak bekerja? Bukankah saya dokter? Memang. Dan sangat mungkin saya bekerja waktu itu. Namun saya pikir, buat apa uang tambahan dan kepuasan batin yg barangkali cukup banyak itu jika akhirnya diberikan pada seorang perawat pengasuh anak bergaji tinggi dengan resiko kami kehilangan kedekatan pada anak sendiri?”

Tahu Dian Sastrowardoyo?

“Entah akan berkarir atau menjadi ibu rumah tangga, seorang wanita wajib berpendidikan tinggi karena mereka akan menjadi seorang Ibu. Ibu-ibu yang cerdas akan melahirkan anak-anak yang cerdas.”

Dan menurut Agama saya, Seorang ibu merupakan madrasah pertama bagi para anaknya, guru pertamanya di dunia. Dan tanggungjawabnya dunia dan akhirat. Bukankah mendidik anak merupakan suatu kewajiban? Bukankah mereka hadir dari cinta kedua orang tuanya?

Memang tugas utama seorang wanita itu apa? Menjamin pendidikan anak. Karena anak kita belum tahu apa yang terbaik untuk dirinya sekarang, dan Ibunyalah yang harus mengetahui segala yang terbaik untuknya.
Menjadi ibu yang cerdas dan pintar itu wajib bagi setiap perempuan. Karena menjadi ibu itu belajarnya sepanjang masa, ilmunya harus tetap di upgrade.

Belajar tentang menyusui memang gak perlu ilmu?
Belajar tentang menggendong anak memang gak perlu ilmu?
Memberi makan anak gak pake ilmu?
Belajar tentang mengasuh anak memang gak perlu ilmu?
(www.ruangmuslimah.co)

tags: , ,